EnglishFrenchGermanSpainItalianDutchRussianPortugueseJapaneseKoreanArabicChinese Simplified

Minggu, 24 April 2011

Beberapa fungsi dasar pada Microsoft excel


Postingan kali ini kita membahas tentang fungsi-fungsi dasar yang ada di dalam Ms excel, yaitu :


1. Count
merupakan rumus untuk menghitung banyak angka(hanya angka) dalam sebuah range. Contoh =count(A2,A5)

2. Counta
dugunakan untuk menghitung banyak data (dpt berupa angka atau huruf) dalam sebuah range dan caranyapun masih sama dengan count.



3. Countif
dugunakan untuk menghitung banyak data dengan criteria tertentu, misalnya dalam sebuah range ada beberapa sell yang sama, maka kita dapat menentukan ada berapa banyak sell yang sama tersebut.
Contoh =countif(B15:B20,criteria sma yg dicari)

4. Sumif
digunakan untuk menghitung jumlah data dengan criteria tertentu dan kemudian data yang sama tersebut ditotalkan, caranya cukup dengan memasukkan rangenya, criteria yg sma, kemudian masukkan range yg akan dijumlahkan.
contoh; =SUMIF(F17:F22,2,F17:F22)

5. Sum
yaitu rumus yang digunakan untuk menjumlahkan total dari beberapa range,,
contohnya saja =SUM(A1:A5)

6. Min
yaitu rumus yang digunakan untuk mengetahui variable angka yang paling kecil, caranya dengan menggabungkan beberapa range dari yang ingin diketahui jumlah yang paling kecilnya, contoh =min(A2:A17)

7. Max
merupakan kebalikan dari min, caranya pun juga sama contoh; =max(A5:A15)

8. Right
yaitu penggunaan untuk mengambil beberapa karakter dari sebelah kanan, caranya dengan memasukkan text atau juga sell yang dipilih. contohnya; =right(B15,3)

9. Mid
yaitu penggunaan untuk mengambil beberapa karakter dari tengah, cukup memasukkan teks/sellnya kemudian masukkan start num/dimulai dari karakter berapa dan terakhir masukkan isi berapa karakter ingin diisi, contoh; =mid(A5,2,5)

10. Left
ini adala kebalikan dari right, yaitu mengambil karakter dari sebelah kiri, contoh =left(A1,3)

11. Hlookup
merupakan rumus untuk mengambil rumus dari table secara horizontal. Caranya kita harus menentukan range table yang akan jadikan pedoman, dan kemudian tekan f4 di range tersebut guna untuk mengunci range tersebut agar nantinya ketika dicopy rumusnya tidak error. Yang harus dilakukan yaitu, mengisi lookup value,table array,rowindeksnum,dan range lookupnya

12. Vlookup
merupakan kebalikan dari hlookup, dengan mengambil rumus secara vertical. Dan caranya pun juga masih sama dengan Hlookup

13. IF
merupakan penggunaan rumus yang menurut saya agak sulit karena rumusnya adalah yang paling panjang dan juga menggunakan logika, caranya kita harus menentukan terlebih dahulu apa saja yang ingin dibuatkan logikanya. Kemudian isi logical test, value is true, dan kemudian value is false

5 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. mantaab infonya sobatq,,semoga sukses blognya??

    BalasHapus
  3. oya link saya koq gk ada za??

    BalasHapus
  4. http://coretant.blogspot.com/2011/06/ketika-dunia-menertawaimu.html

    BalasHapus